Home » » Operasional KRL Mulai 23 Maret Disesuaikan Guna Cegah Penyebaran Covid 19

Operasional KRL Mulai 23 Maret Disesuaikan Guna Cegah Penyebaran Covid 19

Pengguna kereta rel listrik hendaknya menyesuaikan dengan adanya perubahan waktu terkait ancaman covid 19
Jakarta (#Bogor) - PT Kereta Commuter Indonesia/KCI telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah penyebaran virus corona atau covid 19 pada transportasi publik, khususnya Kereta Rel Listrok/KRL Commuter Line. Upaya tersebut termasuk pembersihan kereta secara intensif dengan disinfektan, pengukuran suhu tubuh pengguna, penyediaan hand sanitizer, hingga penerapan jarak sosial di stasiun dan kereta.

Mulai Senin (23/3), upaya ini diperkuat dengan penyesuaian operasional KRL Commuter Line sebagai berikut:
Jam operasional seluruh lintas/rute KRL adalah mulai pukul 06:00 – 20:00 WIB, mengoperasikan 713 perjalanan KRL.
Jarak antar kereta/headway :
1. Lintas Bogor/Depok – Jakarta Kota PP :
Headway pada pagi dan sore hari 10-15 menit.
2. Lintas Bogor/Depok/Nambo – Angke/Jatinegara PP Headway pada pagi dan sore hari 10-15 menit.
3. Untuk lintas lain yaitu, Bekasi – Jakarta Kota PP; Maja/Parungpanjang/Serpong - Tanah Abang PP; Tangerang - Duri PP dan; Tanjungpriok - Jakarta Kota PP :
Headway pada pagi dan sore hari 15-30 menit.
4. Untuk relasi Rangkasbitung-Tanahabang dan Cikarang-Jakarta Kota sesuai jadwal eksisting dengan jam operasional 06:00 - 20:00 WIB.

Dalam penyesuaian operasional KRL ini, KCI tetap melayani dengan sebagian besar rangkaian kereta formasi 12 (sf 12) ataupun formasi 10 (sf 10), agar tetap dapat mengupayakan social distancing saat menggunakan transportasi publik.

Penyesuaian ini sebagai bentuk dukungan atas kebijakan pemerintah pusat dan daerah yang mengajak masyarakat agar bekerja, belajar, dan beribadah di rumah guna menghambat penyebaran covid 19. Selain itu, kebijakan ini bentuk sinkronisasi dengan berbagai moda transportasi publik lainnya di Jakarta yang mulai 23 Maret juga disesuaikan operasionalnya.

Data PT KCI menunjukkan semakin banyak masyarakat yang mengikuti himbauan dari pemerintah, terbukti jumlah pengguna KRL terus turun satu pekan terakhir. Jumlah pengguna KRL telah turun sekitar 50% dari waktu normal yang dapat melayani 900 ribu hingga 1,1 juta pengguna setiap harinya. Pada Jumat 20 Maret 2020 misalnya, penumpang KRL tercatat hanya 459.922 pengguna.

"Kami mohon kerja sama dari para pengguna KRL untuk mengikuti berbagai upaya menjaga jarak dan menyesuaikan kembali perjalanannya terutama pada keberangkatan pagi dan sore hari. Calon pengguna KRL juga dapat mempertimbangkan kembali, apabila bukan keperluan yang mendesak sebaiknya mengikuti himbauan pemerintah untuk tetap di rumah," jelas VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba.

Penyesuaian pola operasi ini berlaku hingga dua pekan mendatang namun juga menyesuaikan dengan perkembangan terkini di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan sekitarnya. Penyesuaian maupun perubahan jadwal KRL Commuter Line selanjutnya akan disampaikan melalui aplikasi KRL Access, Twitter @CommuterLine, Instagram @commuterlilne, dan Facebook Commuter Line. Layanan pelanggan 24 jam juga dapat diakses melalui contact center (021) 121 (dh).

Foto: abri

Terimakasih sudah membaca & membagikan Berita #Bogor | Berita Tagar Bogor

Previous
« Prev Post

Berita Tagar Bogor

Populer