Home » » Komisi IV DPR RI Dukung Program Percepatan Tanam Padi

Komisi IV DPR RI Dukung Program Percepatan Tanam Padi

Sektor pertanian layak diandalkan di masa pandemi guna menyediakan stok pangan nasional
Subang/Jabar(#Bogor)  –   "Saya sangat mendukung adanya program percepatan tanam ini untuk memerangi dampak dari pandemi Covid-19," ucap Dedi Mulyadi, Wakil Ketua Komisi IV-DPR RI  dalam acara Gerakan Percepatan Olah Tanah (GPOT) bersama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Wakil Gubernur Jabar, Uu Ruzhanul Ulum, Bupati Subang, Ruhimat, Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryan, Wakapolda Jawa Barat, Brigjen. Pol. Akhmad Wiyagus, dan Anggota DPD RI, Oni Suwarman di Desa Ciberes, Kecamatan Patokbeusi Kabupaten Subang, Jabar (6/6).


Menurut Dedi, saat ini merupakan waktu paling tepat dalam melakukan percepatan tanam dimana banyak masyarakat khususnya generasi muda yang biasa kerja di proyek belum bisa kembali bekerja karena belum normal. Sektor pertanian bisa menjadi solusi dalam menyelamatkan ekonomi masyarakat. "Saya minta para bupati untuk mengajukan berbagai programnya ke Kementerian Pertanian. Mudah mudahan dengan jeda waktu antara 1 sampai 2 bulan seperti saat ini masyarakat desa setelah menanam tetap menghasilkan uang sambil menunggu panen," ajaknya.
Sementara Mentan bersama jajarannya menyatakan komitmen untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional, khususnya yang ada di Jawa Barat saat, dalam menghadapi masalah kehidupan ke depan. "Dari apa yang kita saksikan hari ini, semangat petani yang terus berkobar itu menjadi tanda bagi saya bahwa sebenarnya kepedulian kita menghadapi Covid dengan daya tahan masyarakat melalui pertanian dan ketahanan pangan adalah sesuatu kekuatan," jelas Syahrul.
Syahrul mengatakan, gerakan percepatan tanam padi adalah kelanjutan dari pertanaman musim tanam I atau musim hujan. Dengan sisa hujan pada bulan Mei-Juni maka musim tanam II yang disebut musim tanam gadu harus segera dikejar. "Karena itu dengan sisa hujan bulan Mei-Juni ini maka seluruh jajaran Kementerian Pertanian bersama seluruh pemerintah daerah harus bisa memanfaatkan sisa hujan sampai bulan Juni-Juli," sambungnya.
Sementara Bupati Subang Ruhimat mengapresiasi kepedulian pemerintah pusat melalui Kementan yang begitu fokus meningkatkan produksi pangan di masa pandemi. "Karena itu, Kabupaten Subang siap mendukung percepatan tanam padi dan peningkatan produksi pangan lainnya agar dampak yang ditimbulkan pasca pandemi corona tidak menyebabkan kegaduhan ekonomi," ungkapnya.

Terimakasih sudah membaca & membagikan Berita #Bogor | Berita Tagar Bogor

Previous
« Prev Post

Berita Tagar Bogor

Populer